Juara Duta Baca Kota Semarang, Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi dan Pendidikan Matematika Unissula Raih Hadiah Jutaan Rupiah

Berita, Kampus99 Views

Dua mahasiswa Unissula mendominasi kompetisi Duta Baca Kota Semarang putra tahun 2026. M Thoriqul Huda mahasiswa  dari prodi Pendidikan Matematika meraih juara 1 dan M Mikail Faqih dari prodi Ilmu Komunikasi meriah juara 2. Mereka terpilih dalam Grand Final Duta Baca dan Duta Baca Pelajar Kota Semarang 2026. Kompetisi itu digelar oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kota Semarang di Gedung Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), pada Rabu (12/8/2026).

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dr Muhamad Afandi SPd MPd MH menyampaikan fakultasnya selalu mendorong mahasiswa sukses bukan hanya di bidang akademik tapi juga non akademik termasuk berani mengikuti berbagai kompetisi di luar kampus.  “Kami sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh M Thoriqul Huda yang menjuarai kompetisi duta baca Kota Semarang. Harapannya capaian tersebut dapat menginspirasi para generasi muda untuk berani berkompetisi, memiliki sikap yang positif dan tetap suka membaca. Karena kebiasaan membaca saat ini sudah semakin menurun dikalangan generasi muda. Padahal kebiasaan membaca buku merupakan hal yang sangat penting dalam meningkatkan SDM suatu bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Unissula Trimanah SSos MSi menyampaikan apresiasi atas prestasi membanggakan mahasiswanya. “Mikail Faqih adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi Unissula yang rajin dan aktif di berbagai kegiatan ekstra kampus. Ia memiliki literasi yang baik. Memiliki kemampuan public speaking yang bagus. Terbiasa menjadi MC di berbagai acara kampus seperti wisuda fakultas dan lainnya. Atas prestasinya yang membanggakan saya mengucapkan selamat dan terimaksih sudah membawa nama baik Fakultas Ilmu Komunikasi Unissula di Kota Semarang ,” ungkap Trimanah.

Kepala UPT Perpustakaan Unissula, Erna Sunarti SPd MHum menyampaikan M Thoriqul Huda dan M Mikail Faqih merupakan duta baca Perpustakaan Unissula.  Capaian gemilang tersebut menjadi indikator positif atas efektivitas proses pembinaan dan pengembangan budaya literasi yang konsisten dijalankan oleh UPT Perpustakaan Unissula.

Hal itu membuktikan bahwa program duta baca yang diselenggarakan tidak sekadar memberikan predikat semata, melainkan mampu mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri. Memperluas wawasan serta berpikir kritis dan menumbuhkan kepedulian nyata terhadap isu-isu literasi di tengah masyarakat.

“Perpustakaan memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekadar menyediakan koleksi dan layanan informasi. Perpustakaan hadir sebagai ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri sekaligus tampil sebagai penggerak literasi di lingkungan kampus maupun masyarakat,” pungkasnya.  Sebagai juara 1 putra Thoriq mendapat hadiah sebesar Rp7,5 juta. Sementara itu Mikail mendapatkan Rp 6,5 juta.